1

Setelah sukses menyelenggarakan rapat koordinasi PTA dengan PA se Sumatera Utara pada tanggal 4 Oktober 2018, kini kembali Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi. Rapat dilaksanakan hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018. Dalam satu bulan dua kali dilaksanakan rakor, hal ini karena ada hal penting yang ingin disampaikan oleh Ketua PTA Sumut.

2 3

Bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Utara, rapat dibuka pukul 13.15 WIB, dihadiri Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Pejabat fungsional Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Utara. Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se Sumatera Utara. Agenda rapat kali ini adalah menyampaikan persiapan beroperasinya dua Pengadilan Agama baru di wilayah hukum Sumatera Utara, yaitu PA Sibuhuan dan PA Sei Rampah, yang operasional berdirinya gedung baru PA ini secara simbolis telah diresmikan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara bersama 85 Peradilan lainnya.

4

Ketua PTA Sumatera Utara Drs. M. Taufiq HZ, M.H.I menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

 1.   Operasional Gedung Pengadilan Agama Sibuhuan dan Sei Rampah; 
  -  Sejak tanggal 1 Nopember 2018, Pengadilan Agama Sibuhuan dan Pengadilan Agama Sei Rampah sudah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, melayani masyarakat pencari keadilan di wilayah hukum kabupaten Padang Lawas dan wilayah hukum Kabupaten Serdang Bedagai;
  - SDM/personel PA baru sudah lengkap, semua pejabat sudah dilantik dan diambil sumpahnya;
  - Mengenai sarana dan prasarana sudah dipersiapkan, termasuk gedung pengadilan agama, hal-hal lain silahkan berkoordinasi dengan Sekretaris PTA Sumut;
  - Mengenai buku register silahkan berhubungan dengan PA lain yang punya buku register lebih sehingga bisa dimanfaatkan untuk PA baru;
  - Untuk implementasi SIPP dan pemasangan jaringan silahkan berkoordinasi dengan Tim Satgas SIPP PTA Sumut;
  - Mengenai keuangan dan pencairannya, karena dana operasional PA baru masih melekat pada PA induknya, maka silahkan PA Sibuhuan berkoordinasi dengan PA Padangsidimpuan dan PA Sei Rampah dengan PA Lubukpakam;
  - Mengenai besaran radius harap berkoordinasi dengan PN setempat sehingga radius PA dan PN tidak ada perbedaan;
2. Implementasi SIPP;
  - Alhamdulilah, SIPP wilayah Sumut mengalami peningkatan sejak kedatangan Dirjen Badilag ke PTA Sumut tanggal 16 Oktober 2018 yang lalu. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi;
  - Penanganan dan penyelesaian perkara tinggal tiga bulan lagi, oleh karenanya PA sudah mengantisipasi tunggakan sisa perkara akhir tahun sehingga tidak melebihi 10 %;
  - Penyerapan anggaran DIPA 04 tentang Pelayanan Terpadu, Sidang keliling dan Prodeo harus diprioritaskan sehingga dana DIPA 04 terserap diatas 90 %, kalau bisa sisa menjadi Nihil;
3. PTSP ;
  - PTSP adalah program nasional yang wajib diterapkan oleh PA termasuk PA baru;
  - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) adalah pelayanan administrasi peradilan terintegrasi dalam satu kesatuan proses mulai tahap permohonan informasi, pengaduan, pendaftaran perkara, pembayaran dan pengembalian panjar biaya perkara hingga penyerahan/pengambilan produk pengadilan melalui satu pintu;
  - PTSP dibentuk dengan tujuan mewujudkan proses peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan, memberikan pelayanan administrasi yang mudah, pasti, terukur dan bebas dari korupsi, dan menjaga independensi dan imparsialitas aparatur Pengadilan;
  - PTSP diselenggarakan dengan prinsip ; integritas, koordinasi, efisiensi, efektivitas, aksesibilitas, transparansi dan akuntabilitas;
  - Ruang lingkup PTSP meliputi seluruh pelayanan administrasi peradilan yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama;
4. Penerapan SAPM atau APM
  - Seluruh PA tetap konsisten dan kontinyu melaksanakan SAPM yang sekarang sudah berubah menjadi APM;
  - Untuk PA yang Surveillance bulan Nopember 2018 harus mempersiapkan diri yaitu PA Binjai, Stabat, Lubukpakam, Kabanjahe dan Pematangsiantar, Nilai A Excellent harus dipertahankan jangan sampai nilai A turun menjadi B;
  - PA baru harus sudah mulai menerapkan APM dan untuk tahun 2019 bersama PA lain yang belum memperoleh akreditasi dapat diikutkan assessment eksternal untuk dinilai akreditasinya;

5

Selanjutnya Ahmad Muzayyin Destuladoe, S.Sy., M.H. menyampaikan hasil pemantauan kinerja PA se Sumut dalam penerapan SIPP. Ketika sesi pertanyaan dibuka kepada forum, maka terjadilah dialog dan diskusi yang hangat, yang kadang sedikit disertai gelaktawa dan emosi. Namun karena keterbatasan waktu yang sudah menunjukan pukul 16.30 WIB, akhirnya rakor ini ditutup. (amr)

1

Akhirnya perjuangan dan penantian panjang dari keluarga besar Peradilan Agama Se-Sumatera Utara membuahkan hasil. Dua satuan kerja baru yang diperjuangan selama beberapa periode kepemimpinan di Pengadilan Tinggi Agama Medan ini akhirnya diresmikan oleh Ketua Mahkamah Agung RI: Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H. di tempat yang jaraknya sekitar 3.000 Km dari Provinsi Sumatera Utara, bersamaan dengan 85 satuan kerja Pengadilan lainnya pada 22 Oktober 2018 yang lalu. Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara menjadi saksi bisu sejarah lahirnya 2 Pengadilan Agama baru di Sumatera Utara: Pengadilan Agama Sibuhuan dan Pengadilan Agama Sei Rampah (lihat: https://www.mahkamahagung.go.id/id/berita/3248/kma-resmikan-85-pengadilan-baru-di-ujung-utara-indonesia).

Pengadilan Agama Sibuhuan berwilayah hukum di Kabupaten Padang Lawas, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Dulunya, para pencari keadilan di wilayah hukum kabupaten ini ditangani oleh Pengadilan Agama Padangsidimpuan. Sementara itu, tidak jauh berbeda kondisinya, Pengadilan Agama Sei Rampah berwilayah hukum di Kabupaten Serdang Berdagai, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang. Sebelumnya wilayah hukum kabupaten ini ditangani oleh Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B dan Pengadilan Agama Tebing Tinggi.

Sejarah kembali ditorehkan seminggu setelah satuan kerja ini diresmikan. Tepatnya pada hari Selasa, 30 Oktober 2018, seluruh pejabat dari kedua Pengadilan Agama yang berjumlah 22 orang ini dilantik seluruhnya di Pengadilan Tinggi Agama Medan. Masing-masing satuan kerja berformasikan: 1 orang Ketua, 2 orang Hakim, 1 orang Panitera, 1 orang Sekretaris, 3 orang Panitera Muda (Panmud) dan 3 orang Kepala Sub Bagian (Kasubbag). Meraka, Sang Pelopor adalah:

Pengadilan Agama Sibuhuan


No.

Nama

Jabatan

Jabatan Sebelumnya

1. A. Syarkawi, S.Ag., M.H. Ketua Wakil Ketua
Pengadilan Agama Sungai Penuh
(Provinsi Jambi)
2. Wendri, S.Ag., M.H. Hakim Hakim
Pengadilan Agama Gunungsitoli
3. Hasanuddin, S.H.I, M.Ag. Hakim Hakim
Mahkamah Syar'iyah Meulaboh
(Provinsi Aceh)
4. Dra. Maisarah, M.H. Panitera Wakil Panitera
Pengadilan Agama Tanjung Balai
5. Muhamad Iqbal Zulfikar, S.E., M.M. Sekretaris Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan
Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B
6. Drs. Syaifuddin Panmud Permohonan Panitera Pengganti
Pengadilan Agama Rantauprapat Kelas I B
7. Muhammad Zulfikri, S.H.I., M.H. Panmud Gugatan Panmud Permohonan
Pengadilan Agama Sidikalang
8. Muhammad Sarkawi, S.H.I. Panmud Hukum Panmud Permohonan
Pengadilan Agama Muara Labuh
(Provinsi Sumatera Barat)
9. Thamrin Harahap, S.Sy. Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan Jurusita Pengganti
Pengadilan Agama Pematangsiantar
10. Siti Fahleni, S.H.I. Kasubbag Kepegawaian Organisasi dan Tata Laksana Jurusita Pengganti
Pengadilan Agama Medan Kelas I A
11. Ilham Syukri Nasution Kasubbag Umum dan Keuangan Jurusita Pengganti
Pengadilan Agama Tanjung Balai
1   2

Pengadilan Agama Sei Rampah


No.

Nama

Jabatan

Jabatan Sebelumnya

1. Munir, S.H., M.H. Ketua Wakil Ketua
Pengadilan Agama Panyabungan
2. Muhammad Reza Fahlepi, S.H.I., M.H. Hakim Hakim
Pengadilan Agama Binjai
3. Nusra Aini, S.H.I., M.H. Hakim Hakim
Pengadilan Agama Binjai
4. Basyirun Maha, S.H. Panitera Wakil Panitera
Pengadilan Agama Kabanjahe
5. Ridwan Affandi Rangkuty, S.H. Sekretaris Kasubbag Umum dan Keuangan
Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B
6. Patimah, S.H. Panmud Permohonan Panitera Pengganti
Pengadilan Agama Tebing Tinggi
7. Nur Azizah, S.H. Panmud Gugatan Panitera Pengganti
Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B
8. Syamsiyanto, S.H.I. Panmud Hukum Panmud Permohonan
Pengadilan Agama Sidikalang
9. Fauziah Fitri, S.H. Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan
Pengadilan Agama Tebing Tinggi
10. Indra Zulham Kasubbag Kepegawaian Organisasi dan Tata Laksana Jurusita
Pengadilan Agama Medan Kelas I A
11. Muhammad Iqbal Anwar, S.T. Kasubbag Umum dan Keuangan Kasubbag Umum dan Keuangan
Pengadilan Agama Gunungsitoli

4

Karena banyaknya personil yang harus dilantik serta perbedaan jabatan yang tentunya memiliki perbedaan tata cara pelantikan, tim panitia yang tidak lain adalah pejabat dan pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan, menyusun berbagai strategi untuk acara pelantikan akbar ini. Salah satunya adalah melakukan latihan pelantikan yang dilakukan sehari sebelum acara dimulai (29 Oktober 2018). Seluruh personil yang akan dilantik, diwajibkan hadir di hari tersebut agar pelantikan nantinya berjalan tanpa hambatan. Selain itu panitia juga membagi pelantikan atas 4 sesi utama: (1) Pelantikan Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan dan Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah; (2) Pelantikan para pejabat Pengadilan Agama Sibuhuan; (3) Pelantikan para pejabat Pengadilan Agama Sei Rampah; dan terakhir (4) adalah sesi penutupan. Pada latihan pelantikan yang dimulai sekitar pukul 11:00 WIB hingga pukul 16:30 tersebut, panitia menyusun secara detail. Dimulai dari tata ruang pelantikan hingga tata langkah personil yang akan dilantik, diatur sedemikian rupa oleh tim panitia agar prosesi pelantikan akbar ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

5   6

Pukul 08:00 di 30 Oktober 2018, aula Pengadilan Tinggi Agama Medan telah dipenuhi oleh Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris serta rombongan pengantar dari satuan kerja asal setiap personil yang akan dilantik, ditambah lagi dengan keluarga besar dari Pengadilan Tinggi Agama Medan sendiri. Tidak mau mengambil resiko, untuk memastikan kelancaran acara, panitia memutuskan untuk melaksanakan kembali latihan pelantikan sesaat sebelum acara pelantikan dimulai.

Tepat pukul 10:00, pembawa acara senior: Addelaida Rangkuti, S.H., M.M. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan) membuka acara untuk sesi pertama pelantikan: Pelantikan Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan dan Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. memasuki aula Pengadilan Tinggi Agama Medan sesaat kemudian. Lagu kebangsaan Indonesia Raya pun dikumandangkan. Telah menanti di tengah acara: A. Syarkawi, S.Ag., M.H. yang akan dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan dan Munir, S.H., M.H. yang akan dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Mahkamah Agung RI yang dipercayakan kepada Ahmad Wahyudi Nasution, S.Th.I., S.H. (Fungsional Umum Pengadilan Tinggi Agama Medan) untuk membacakannya.

6   8

Rangkaian acara berlanjut kepada sesi bersejarah pada acara tersebut, yaitu pelantikan Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan dan Sei Rampah oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan. Resmi sudah 2 satuan kerja baru di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Medan memiliki Ketua. Bagimu Negeri yang dibahanakan selanjutnya membuat pelantikan semakin khidmad.

Momen tersakral dari sesi pertama pelantikan ini tiba, di saat kedua Ketua Pengadilan Agama yang baru dilantik tersebut diambil sumpahnya. Dengan Drs. H. Syofyan Sauri, S.H. yang bertindak sebagai rohaniawan, kedua Ketua tersebut mengucap lafadz sumpah di depan seluruh hadirin. Tercatat 2 orang Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan yang berlaku sebagai saksi dalam pengambilan sumpah ini, yaitu: H. Yazid Bustami Dalimunthe, S.H. dan Drs. H. Abdullah Tgk. Nafi.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas yang diwakilkan oleh A. Syarkawi, S.Ag., M.H. (Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan). Kemudian dirangkaikan dengan pengalungan kalung jabatan oleh Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan. Sedikit berbeda dengan prosesi pelantikan yang seyogyanya sering dilakukan di Pengadilan Tinggi Agama Medan, acara langsung ditutup dengan sesi foto bersama. Tidak ada arahan dan bimbingan Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama Medan pada sesi pertama pelantikan akbar ini.

9

Skorsing acara selama 10 menit, dimanfaatkan oleh tim panitia untuk mempersiapkan sesi kedua pelantikan. Liana Roslin Lubis, S.H., M.H. (Fungsional Umum Pengadilan Tinggi Agama Medan) selaku pembawa acara, kemudian membuka sesi kedua acara: Pelantikan Pejabat Pengadilan Agama Sibuhuan. 10 orang pejabat yang akan dilantik berbaris tertib di tengah acara. A. Syarkawi, S.Ag., M.H.  selaku Ketua yang sesaat lalu baru saja dilantik, mengambil posisi pelantikan. Secara bergantian, Muhammad Adlin, S.H. (Fungsional Umum Pengadilan Tinggi Agama Medan) dan Ahmad Wahyudi Nasution, S.Th.I., S.H. membacakan Surat Keputusan yang diterbikan oleh Mahkamah Agung RI. Teks pelantikan kemudian dibaca dengan lantang oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, pertanda resminya ke-10 orang tersebut menjadi pejabat di Pengadilan Agama pada Kabupaten Padang Lawas tersebut. Lagu Bagimu Negeri berkumandang untuk kedua kalinya di aula Pengadilan Tinggi Agama Medan.

10   11

Moment sakral sesi kedua pelantikan terjadi saat para pejabat diambil sumpahnya. Drs. H. Syofyan Sauri, S.H. kembali bertindak sebagai rohaniawan, namun saksi-saksi berbeda dengan acara pelantikan di sesi sebelumnya. Para saksi adalah: Muhammad Razali S.Ag., S.H., M.H. (Ketua Pengadilan Agama Kabanjahe) dan Mhd. Harmaini S.Ag., S.H. (Ketua Pengadilan Agama Sibolga). Perbedaan lafadz sumpah menyebabkan setiap sesi pengambilan sumpah ini dibagi atas 3 bagian, yaitu pengambilan sumpah untuk jabatan Hakim, Pejabat Kepaniteraan dan Pejabat Kesekretariatan yang harus dilakukan secara bergantian. Pembacaan Pakta Integritas yang menjadi agenda acara berikutnya, dibacakan oleh Hasanuddin, S.H.I., M.Ag. selaku Hakim. Ditutupnya sesi kedua dari pelantikan akbar ini ditandai dengan moment foto bersama.

12

Rehat acara kembali dilakukan selama 10 menit untuk mempersiapkan sesi ke 3, yaitu Pelantikan Pejabat Pengadilan Agama Sei Rampah. Setelah menit-menit istirahat berlalu, Liana Roslin Lubis, S.H., M.H. kembali membuka acara untuk sesi ini. 10 orang yang akan menduduki jabatan di Pengadilan Agama Sei Rampah, hadir ke tengah acara.

12   13

Dengan format acara, rohaniawan dan saksi yang sama seperti sesi sebelumnya, Munir, S.H., M.H. selaku Ketua yang juga baru saja dikukuhkan beberapa saat yang lalu, melantik para pelopor yang akan membantu mengemban tugas di Kabupaten Serdang Berdagai nantinya. Muhammad Reza Fahlepi, S.H.I., M.H. selaku Hakim dipercayakan untuk membaca Pakta Integritas. Sesi ke 3 ini ditutup dengan moment foto bersama.

14

Selesai sudah rangkaian panjang acara formal pelantikan ini. Puncak acara yang juga merupakan awal dari sesi ke 4 dari keselurahan prosesi pelantikan akbar ini ditandai dengan penyampaian bimbingan dan arahan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. Mengawali bimbingannya beliau mengucapkan selamat kepada para pejabat negara yang baru saja dilantik. Beliau sangat berharap, walau dengan segala keterbatasan yang bakal dihadapi oleh setiap personil di satuan kerja baru tersebut, tidak menyurutkan langkah dan semangat kerja dalam menjalankan segala tugas pokok serta menghadapi segala tantangan yang telah menanti.

15

Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. dalam arahannya juga memberikan apresiasi atas keberhasilan tim panitia dalam menjalankan prosesi pelantikan akbar ini, dengan memberikan penilaian “Pelantikan yang sangat cepat.” Beliau memberikan perbandingan, bahwa pernah mengikuti acara pelantikan 6 orang pejabat yang berbeda jabatan di luar daerah Sumatera Utara, dan Pelantikan ini membutuhkan waktu 5 jam; sementara tim panitia Pengadilan Tinggi Agama Medan mampu menjalankan acara pelantikan untuk 22 orang selama sekitar 2 jam saja. Hal ini secara spontanitas mendapat applause dari seluruh hadirin. Menutup bimbingan dan arahan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan berharap kepada seluruh Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara untuk dapat memberikan berbagai support kepada satuan kerja yang baru saja terbentuk ini.

16   17

Drs. H. Syofyan Sauri, S.H. selanjutnya memimpin do’a demi keberkahan acara ini. Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik beserta keluarga yang mendampinginya. (ap)

1

Menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI tentang Penyelenggaran Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90, yang dikeluarkan 25 Oktober 2018 lalu, Pengadilan Tinggi Agama Medan menggelar Apel Peringatan Sumpah Pemuda pada hari Senin, 29 Oktober 2018.

Jelasnya Standard Operation Procedure (SOP) dan kesigapan personil dari Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Pengadilan Tinggi Agama Medan membuat persiapan untuk melaksanakan apel kali ini membutuhkan waktu hanya sekitar 15 menit. Sementara itu seluruh materi apel sudah disiapkan oleh personil Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Jum’at sebelumnya. Tepat 5 menit menuju pukul 08:00 WIB seluruh pejabat, pegawai dan tenaga honorer telah berkumpul di area hall lobi bawah gedung Pengadilan Tinggi Agama Medan.

2   3

Liana Roslin Lubis, S.H., M.H. (Fungsional Umum Pengadilan Tinggi Agama Medan) yang bertindak sebagai pembawa acara, membuka apel tersebut tepat pukul 08:00. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Ahsin Abdul Hamid, S.H. selaku Pembina Apel tak lama kemudian memasuki areal apel. Seluruh barisan yang dikomandokan oleh Muhammad Adlin, S.H. (Fungsional Umum Pengadilan Tinggi Agama Medan) pun mengambil sikap sempurna. Acara berlanjut kepada pembacaan teks tonggak sejarah kepemudaan yang diikrarkan 90 tahun yang lalu, yaitu Teks Sumpah Pemuda. Arief Ismudiarto, S.Kom (Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi Pengadilan Tinggi Agama Medan) mendapatkan kehormatan untuk membacakan teks bersejarah tersebut.

4   5

Acara berlanjut kepada puncaknya di saat Pembina Apel membacakan Pidato Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018 yang secara resmi dikeluarkan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga RI: Imam Nahrawi. Dalam pidato itu disebutkan bahwa tema Sumpah Pemuda pada tahun 2018 ini adalah “Bangun Pemuda Satukan Indonesia” atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter baik secara jasmani dan rohani.

Drs. Abdul Khalik, S.H. menutup apel dengan memimpin lantunan do’a demi keberkahan acara tersebut. Prosesi apel diakhiri dengan foto bersama pada menit ke 22 dari keseluruhan rangkaian prosesi apel. (ap)

1

Sedikit berbeda pagi ini dengan hari-hari biasa Pengadilan Tinggi Agama Medan pada Senin, 22 Oktober 2018 lalu. Beberapa orang pegawai dan tenaga honorer sibuk mengangkat TV berukuran 60 inchi yang seyogyanya berada di ruang rapat, untuk diletakkan di lobby bawah gedung Pengadilan Tinggi Agama Medan. Beberapa kursi dari ruangan pun dikeluarkan untuk disusun di lobby bawah tersebut.

Tim teknologi informasi tampak sibuk mengecek dan menstabilkan koneksi internet untuk sebuah laptop yang terhubung ke TV tersebut. Setelah semua terkoneksi dengan baik, 15 menit menuju pukul 9 WIB, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Ahsin Abdul Hamid, S.H.; Hakim Tinggi, pejabat, pegawai dan tenaga honorer Pengadilan Tinggi Agama Medan tampak memenuhi lobby bawah tersebut.

Peresmian 85 pengadilan baru di ujung utara Indonesia: Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud disaksikan langsung dari kota Medan yang berada di belahan selatan Selat Malaka secara langsung melalui akun Youtube resmi Mahkamah Agung RI pada tautan: https://www.youtube.com/watch?v=KNbWd3C84uk. Tepat pukul 9:00 WIB atau 10:00 WITA di Kepulauan Talaud acara peresmian pun dimulai.

2

Acara utama yang berdurasi kurang lebih satu jam ini disaksikan dengan penuh antusias oleh keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan yang berhadir. Walaupun ada beberapa kendala yang ditemukan saat live streaming ini, seperti suara dan gambar yang kurang sinkron, namun secara keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar. Selama acara, di berbagai kesempatan terlihat juga melalui layar kaca Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Drs. M. Taufiq H. Z., M.H.I. yang hadir di acara tersebut. Beliau bertolak dari Bandar Udara Internasional Kualanamu menuju Kepuluan Talaud pada hari Jum’at 19 Oktober 2018.

3   4

Acara peresmian 85 pengadilan baru kali ini memiliki arti tersendiri bagi Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara. Karena setelah penantian panjang semenjak diterbitkannya Keputusan Presiden RI no. 15 tahun 2016, akhirnya dua satuan kerja baru Pengadilan Agama di Provinsi Sumatera Utara pun diresmikan; yaitu Pengadilan Agama Sei Rampah yang berwilayah yurisdiksi Kabupaten Serdang Berdagai; dan Pengadilan Agama Sibuhuan yang berwilayah yurisdiksi Kabupaten Padang Lawas.

Di akhir acara, Drs. H. Ahsin Abdul Hamid, S.H. mengapresiasi kerja keras tim di Mahkamah Agung RI yang telah berhasil menyiarkan acara ini secara langsung dari Kepulauan Talaud yang berjarak sekitar 3.000 km dari kota Medan, dan berharap semoga pada event-event besar berikutnya dapat disiarkan langsung seperti ini dengan hasil yang lebih baik lagi. (ap)

1

Memasuki awal triwulan ke empat 2018, Pengadilan Tinggi Agama Medan kembali menyelenggarakan rapat koordinasi. Rakor dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 4 Oktober 2018 mulai pukul 14.00 WIB bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama Medan. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan, dihadiri Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Pejabat fungsional Pengadilan Tinggi Agama Medan. Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se Sumatera Utara. Agenda rapat kali ini adalah menyampaikan kebijakan Dirjen Badilag dan kebijakan PTA, juga evaluasi terhadap kinerja Pengadilan Agama se Sumatera Utara, dan Kebijakan Pengawasan serta Sosialisasi dan Implementasi e-court, dan peningkatan/pemantapan Kinerja SIPP di PA se Sumatera Utara.

2

PTA Medan mendukung kebijakan Dirjen Badilag tentang peningkatan Program Prioritas Peradilan Agama yang juga merupakan penilaian bagi SAPM Gelombang dua tahun 2018. Dari 7 PA yang diusulkan hanya dua PA yang diakreditasi dengan Nilai A Excellent. Di Sumut tinggal 5 PA lagi yang belum akreditasi, oleh karenanya ke 5 PA harus mempersiapkan diri untuk tahun 2019.

3 4

Insya Allah tanggal 22 Oktober 2018 Mahkamah Agung akan meresmikan 85 Pengadilan baru termasuk PA Sei Rampah dan PA Sibuhuan wilayah Sumatera Utara, bertempat di Melonguane Manado, undangan segera menyusul ujar Ketua PTA.

Juga mengenai e-court, setiap Pengadilan Agama harus sudah melaksanakan e-court paling lama awal Januari 2019, dan meningkatkan kinerja SIPP di wilayah PA masing-masing. PTA Medan sudah membuat aplikasi untuk mengawasi kinerja SIPP PA di wilayah Sumatera Utara. Aplikasi ini diciptakan oleh Satgas SIPP PTA Medan dan dalam kesempatan rakor ini akan disosialisasikan aplikasi tersebut dan tatacara implementasi e-court di PA yang nantinya akan disampaikan oleh Sdr. Ahmad Muzayyin Destuladoe, Hakim PA Tebing Tinggi yang ikut menjadi Tim SIPP Nasional.

5

Selanjutnya Ahmad Muzayyin Destuladoe, S.Sy., M.H. menyampaikan tentang cara mengoperasikaan e-court untuk wilayah PA. Kemudian mengenai perkembangan dan penilaian kinerja SIPP PA di wilayah Sumatera Utara dan cara menggunakan aplikasi penilaian kinerja SIPP PA di wilayah Sumatera Utara.

Setelah sosialisasi acara rakor ditutup tepat pukul 16.30 WIB. (Amr)

  • 001uc-selamat.jpg
  • 002uc-selamat.jpg
  • 003uc-selamat.jpg