w3c201 

1

Sekitar 19.00 WIB, terdengar kabar duka yang diterima oleh pimpinan PTA Medan dari keluarga (anak Drs. H. Abd. Hafizun, S.H., M.A.). Kabar duka itu menyebar cepat baik melalui wa group, maupun telepon dilingkungan keluarga besar PTA Medan.  Berita ini sungguh mengejutkan, karena pada hari Jum’at pagi, tanggal 7 Agustus 2020,  Pak Hafizun, Panitera Pengganti PTA Medan masih masuk kantor dan melaksanakan tugas kedinasan di PTA Medan. Menjelang Jum’at beliau pamit pulang dan melaksanakan sholat Jum,at di masjid sekitar rumah beliau di daerah Tembung/Batangkuis.

Setelah sholat asar beliau pamit ke keluarga untuk kembali ke kantor untuk absen pulang, namun disarankan oleh anak dan isteri beliau agar absen dari rumah saja, karena kondisi pak Hafizun sedang drop dan sesak nafas. Namun beliau tetap memaksa ingin ke kantor, dan anaknya siap mengantar ke kantor, namun karena kondisi beliau makin lemah, akhirnya tidak jadi ke kantor, dan beliau merasa sakit disekitar pinggang, kemudian muntah, dan dibawa ke tempat tidur oleh keluarganya, dan sekitar pukul 18.00 WIB beliau menghembuskan nafas terakhir. Almarhum meninggalkan isteri dan 4 orang anak dan 6 cucu. Almarhum meninggal dunia dalam usia 56 tahun.

2

Dalam sambutannya, mewakili keluarga besar PTA Medan, Dr. H. Abdul Hamid Pulungan, S.H. M.H,. Ketua PTA Medan menyampaikan Innalillahi wainna ilahi rajiun, PTA Medan turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas meninggalnya Drs. H. Abdul Hafizun, S.H., M.A., Panitera Pengganti PTA Medan, semoga almarhum diterima segala amal kebaikannya, diampuni segala dosa dan kesalahannya, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di syurga. PTA Medan merasa kehilangan seorang pegawai yang baik, rajin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Saya menerima kabar duka jum’at malam sekitar pukul 19.00 WIB. Berita ini sangat mengejutkan, karena hari Jum’at beliau masih masuk kantor dan melaksanakan tugas, setiap berjumpa dengan beliau saya selalu menanyakan kesehatannya, beliau menjawab, ya begini ini pak, masih sesak, jawabnya, dan saya menganjurkan agar istirahat di rumah saja, namun beliau tetap memaksakan diri untuk ke kantor. Saya bersaksi, almarhum adalah orang baik. Kami merasa kehilangan, namun karena ajal sudah ditetapkan, maka kepada keluarga yang ditinggalkan khususnya isteri dan anak-anak beliau agar tetap bersabar dan tabah dalam menghadapi musibah ini serta berprasangka baik kepada Allah. Apa yang Allah takdirkan itulah yang terbaik. Yang terpenting almarhum membutuhkan doa dari anak-anaknya. 

Dalam kesempatan takziah tersebut PTA Medan memberikan santunan bantuan social sebagai wujud ikut berbelasungkawa dan berduka cita serta sebagai setawar sedingin bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami dari PTA Medan memohon maaf jika ada kesalahan, dan marilah kita saling memaafkan agar tidak menjadi perhitungan di yaumil mahsar kelak, ujar Ketua mengakhiri sambutannya.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Medan - Batang Kuis Gang Amran, Tembung. Dan disholatkan di Masjid lingkungan tempat tinggal almarhum dan kebumikan di Desa Fortuna Perbaungan. (amr)

  • 001uc-selamat.jpg
  • 002uc-selamat.jpg
  • 003uc-selamat.jpg
  • 004uc-selamat.jpg
  • 005uc-selamat.jpg
  • 006uc-selamat.jpg
  • 007uc-selamat.jpg
  • 008uc-selamat.jpg
  • 009uc-selamat.jpg
  • 010uc-selamat.jpg
  • 011uc-selamat.jpg
  • 012uc-selamat.png
  • 013uc-selamat.png
  • 014uc-selamat.png
  • 015uc-selamat.png
  • 016uc-selamat.png
  • 017uc-selamat.png
  • 018uc-selamat.png